Umat Islam yang sedang tidak mampu melaksanakan ibadah haji namun disunnahkan untuk menjalani ibadah puasa sunnah hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah yang pada tahun ini bertepatan dengan Sabtu, 9 Juli 2022 M mendatang.
Puasa Arafah
ini sangatlah dianjurkan terhadap umat Islam dunia yang tidak mampu
melaksanakan ibadah haji. Setidaknya, ada dua keutamaan yang sangat
menguntungkan, bagi yang mengamalkannya. Berikut penjelasannya.
Pertama,
siapa saja yang berpuasa yang bertepatan pada hari Arafah akan dihapuskan dua
tahun dosa-dosanya, yakni dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.
Hal tersebut sesuai dengan yang disabdakan Rasulullah saw, bahwa “Puasa Arafah
(9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan
datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu”
(HR Muslim).
Mayoritas ulama berpendapat, bahwa dosa-dosa
yang dihapus sebab puasa Arafah adalah dosa-dosa yang kecil, sebagaimana
diterangkan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Muslim juz 3 (h. 113).
Yang Kedua,
orang yang berpuasa yang bertepatan pada hari Arafah juga dibebaskan dari
segala macam siksa api neraka. Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah saw dalam sebuah
haditsnya, bahwa Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada
hari Arafah dibanding hari-hari lainnya. "Tidak ada hari dimana Allah
membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh
Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa
yang mereka inginkan?" (HR Muslim).
Baca Juga:Arti Dibalik Bulan Dzulhijjah
Niat untuk Puasa
Arafah
Dalam
menunaikan ibadah puasa, seseorang wajib untuk berniat terlebih dahulu pada
malam hari sebelumnya hingga menjelang Subuh.
berikut ini
niat puasa Arafah.
وَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ
تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i
sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”
semoga bermanfaat........
sumber: NU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar