Burdah
merupakan salah satu syair yang sangat
populer di kalangan nahdiyin dimana-mana sering dikumandangkan di berbagai
kalangan baik dikalangan santri maupun masyarakat yang notabene berbasis NU.
Syair burdah ini merupakan salah satu sholawat
khas yang sering dilaksanakan maupun pada saat terjadi suatu wabah saat
melanda salah satu desa bahkan negeri, dari generasi-generasi yang terus
menerus dilestarikan sehingga syair gubahan in al Bushiri (W.1295) ini mendarah
daging dan merasuk kedalam jiwa mereka , sampai-sampai terlalu sulit untuk
memastikan kapan awal mula munculnya tradisi tersebut.
Kemasyhuran
sholawat burdah ini ternyata tidak banyak yang mengetahui arti sebenarnya.
Bahkan dikalangan santri yang berada di pondok pesantren tidak banyak memahami
dengan baik. salah satu bukti paling nyata dari pengenalan yang kurang tersebut
adalah adanya pemahaman bahwa melantunkan syair burdah ini adalah sama dengan
membaca sholawat, dalam arti membaca syair burdah secara otomatis akan mendapat
pahala selayaknya membaca sholawat. Padahal jika diteliti, syair burdah tidak
hanya berisi sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SWA. semata, melainkan juga
keluhan-keluhan hati al bushiri dan beberapa petuah penting menjaga hawa nafsu.
Membaca dua hal tersebut tentu tidak otomatis mendatangkan pahala sholawat,
karena memang bukan sholawat. Membaca keduanya mendapat pahala atau tidak
tergantung niatnya pada pembacanya. Jika pembaca bermaksud niat ibadah tentu si
pembaca tersebut dapat pahala ibadah, namun jika si pembaca tidak berniat
ibadah tentu tidak akan bernilai ibadah bagi pembacanya.
Pemahaman
yang salah mengenai tradisi tidak bisa dipungkiri karena memang pesantren tidak
terlalu akrab dengan kajian-kajian kesejarahan. Hingga sampai saat ini syair
burdah belum pernh dipelajari secara utuh meliputi kandungan makna dan sejarah
pengubahannya. Karena memang penjelasan atau buku tentang sejarah syair burdah
tidaklah banyak sehingga sulit untuk memahami secara utuh mengenai syair burdah
tersebut. Bersambung……….blog berikutnya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar